MUSIM HUJAN, DPUPR KOTA MALANG GENCAR LAKUKAN NORMALiSASI SALURAN

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang terus kerja keras dalam menormalisasi saluran air atau drainase di Kota Malang, salah satunya adalah dijalan Zaenal Zakse kelurahan Kota lama, titik drainase yang tersumbat sampah sangat memprihatikan, di tambah lagi ada tiang telekomunikasi yang pemasanganya berada di tengah-tengah gorong-gorong.

Koordinator Satuan Tugas DPUPR Kota Malang Hari Beng Beng mengatakan, pihaknya melakukan normalisasi sepanjang 25 meter di Jalan Zaenal Zakse atau dikenal kawasan Pasar Kebalen tersebut. Sebab, sampah banyak menyumbat di beberapa titik. “Betul, (normalisasi drainase) banyak kendala. Banyak sampah menyumbat dan memanjang, dan juga ada tiang telekomunikasi yang berada di dalam saluran,” kata Beng-beng.

Dari normalisasi sejauh ini, lanjut dia,pihaknya mengangkut sampah yang jumlahnya sekitar satu bak truk. Sampah didominasi jenis plastik yang sukar terurai. Pihaknya berharap ada kesadaran masyarakat agat tidak mudah membuang sampah, terutama di saluran air.

Terpisah, Kepala DPUPR Kota Malang Ir. Hadi Santoso mengaku cukup kecewa. Sebab masih rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan saluran air. Hasil normalisasi Satgas DPUPR jadi bukti perilaku tidak bertanggung jawab. “Itu hampir tiap hari dilakukan teman -teman tim SATGAS DPUPR Kota Malang dan selalu saja menemukan buah perilaku tidak bertanggung jawab warga yang seenaknya membuang sampah ke saluran saluran air. Tentu wajar apabila muncul emosi geram melihat kondisi itu, ” kata pria akrab disapa Soni.

Soni mengapresiasi betul kinerja SATGAS DPUPR Kota Malang, meskipun aktivitas mereka yang jarang diketahui oleh masyarakat. SATGAS DPUPR tetap berkomitmen, berjibaku, tidak hirau resistensi akan keselamatan. Mereka bertekad dan berkomitmen mewujudkan lingkungan Kota Malang yang baik. “Musim penghujan seperti ini, teman -teman makin gencar melakukan operasi normalisasi, dan itu wujud konkrit dari sekian banyak langkah -langkah penanganan (luapan air yang meluber ke jalan jalan),” tutupnya.  (MN).

 

Share

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *